Mengintip Jenis Dan Cara Pembuatan Bata Ringan Atau Hebel

Hebel atau bata ringan adalah wujud dari inovasi akan matrial yang lebih efisien baik dari pemasangannya maupun ketahanannya. Jika sebelumnya orang-orang lebih memilih batako atau bata merah, namun kini dengan hebel maka pengerjaan dinding menjadi jauh lebih mudah. Hebelpun akhirnya menjadi pilihan meski harga yang ditawarkan memang lebih mahal dari bata biasanya. Mencari hebel pun tidak sulit karena sebenarnya sudah banyak toko bangunan yang juga merupakan supplier hebel di kota-kota besar.

Dalam proses pembuatannya, setelah adonan menjadi kalis maka bahan tersebut akan mengembang dalam 8 jam. Terdapat aluminium yang berperan sebagai pengembang dan menjadikan bata hebel menjadi lebih keras. Terdapat sekitar 7 persen akan Campuran aluminium pasta ini dari  total adonan yang dibuat yang disesuaikan dengan kepadatan beton yang diinginkan. Setelah itu barulah dipotong berdasarkan ukuran yang diinginkan setelah akhirnya dimasukkan ke dalam autoclave chamber.

Berikut jenis bata ringan yang dapat menjadi pilihan anda:

– Type autoclave concrete atau AAC

Konsep yang digunakan pada pembuatan bata ini adalah dengan menambahkan gelembung udara ke dalam mortar hingga dapat mengurangi akan berat beton secara langsung dan nyata. Bata ini mengalami proses pengeringan pada oven autoklaf dengan tekanan tinggi.

– Type cellular lightweight concrete atau CLC                         

Konsep yang digunakan dalam pembuatan bata jenis CLC adalah sama dengan AAC yaitu menambahkan gelembung udara pada mortar agar berat beton nantinya menjadi lebih ringan. Berbeda dengan AAC yang menggunakan oven autoclave yang bertekanan tinggi, maka proses pengeringan bata jenis CLC menggunakan panas matahari sehingga nama lain dari bata ini adalah NAAC atau Non Autoclave Aerated Concrete.

Saat pencampuran pasir kuarsa, semen, kapur dan bahan lainnya terjadi proses kimia dimana aluminium bereaksi dengan kalsium dalam pasir dan air hingga terbentuk gas hydrogen yang membentuk gelembung udara dalam campuran beton dan menjadikan ukurannya lebih besar. Sehingga bobot bata menjadi ringan setelah hydrogen tadi menguap ke atmosfir yang digantikan udara. Rongga udara inilah yang membuat beton menjadi lebih ringan.

Itulah keunikan dan proses pembuatan bata hebel, semoga dapat menjadi masukan bagi kita semua.