Peralatan Dapur Restoran Stainless Steel Yang Wajib Dimiliki

Berbisnis restoran merupakan salah satu hal yang menguntungkan. Karena masyarakat umum khususnya kalangan anak muda akan lebih banyak melakukan kegiatan diluar rumah dengan menggunakan tempat seperti restoran. Tentunya para pebisnis dapat dengan mudah melihat peluang ini. Membuka sebuah restoran tentunya memerlukan sebuah dapur sebagai tempat memasak. Selain itu penggunaan alat dapur yang sangat awet bisa dibilang menjadi salah satu hal yang paling dicari oleh pemilik restoran. Peralatan dapur restoran stainless steel adalah salah satu bahan yang sering digunakan para pemilik bisnis tersebut.

Peralatan dapur restoran yang wajib dimiliki

Berikut ini merupakan beberapa peralatan dapur restoran stainless steel yang wajib dimiliki oleh pemilik usaha restoran.

  1. Exhaust Hood Stainless

Exhaust Hood Stainless merupakan sebuah cerobong asap. Bisa dibilang fungsi dari cerobong asap ini adalah untuk mengeluarkan berbagai asap yang dihasilkan ketika para pengguna dapur melakukan sebuah aktivitas memasak. Selain itu dengan adanya cerobong asap ini maka pergantian udara dari luar yang masuk kedalam dapur akan menjadi lebih lancar.

  1. Gas stove

Gas stove merupakan sebuah kompor yang selalu memiliki banyak tungku. Di Negara Indonesia para pemilik restoran selalu memiliki kompor ini dengan sejumlah tungku yang sebanyak enam tungku, terkadang ada yang empat tungku atau 2 tungku.

  1. Kwali range

Kwali range merupakan sebuah kompor, akan tetapi kompor ini memiliki tekanan gas dan api yang notabenya sangat besar sekali. Kompor nini memiliki beberapa komponen didalamnya, komponen tersebut seperti pengatur aliran gas, pengatur api kecil, dan juga adanya sebuah komponen pendingin kwali dengan dilengkapi air.

  1. Meja preparation stainless

Meja preparation stainless merupakan sebuah meja yang harus dimiliki oleh dapur restoran. Dimana meja ini memiliki kekuatan yang sangat kuat. Berbagai ukuran selalu disesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh dapur restoran tersebut.

  1. Rak stainless steel

Selain meja suatu dapur harus memiliki suatu rak. Rak yang digunakan juga terbuat dari stainless steel yang notabenya sangat kuat.

  1. Kabinet stainless steel

Kabinet stainless steel juga salah satu alat yang harus dimiliki oleh suatu restoran. Dimana cabinet ini juga memiliki fitur pendingin di dalamnya yang berguna untuk menyimpan berbagai bahan sayur dan juga buah.

Cara membersihkan alat dapur stainless steel

Cara membersihkan alat dapur yang berbahan dasar dari stainless steel merupakan suatu hal yang penting, karena sangat berguna agar alat dapur tetap dalam kondisi bersih dan juga awet. Anda hanya perlu menggunakan sebuah sabun dan membilasnya dengan air bersih ketika membersihkan peralatan dapur dari stainless steel.  Ketika menggosok peralatan dapur tersebut sebaiknya digosok secara melingkar, hindari menggunakan benda tajam ketika membersihkan bekas noda yang tersisa.

Beberapa contoh peralatan dapur restoran stainless steel yang wajib dimiliki dan juga cara untuk membersihkan peralatan dapur tersebut sudah dijelaskan pada artikel ini. Sehingga anda sebagai pembaca akan memiliki wawasan terbaru terkait dengan peralatan dapur dengan bahan stainless steel.

Fermometer untuk Minuman Fermentasi 

Fermometer digunakan untuk mengetahui kondisi suhu dari minuman hasil fermentasi. Produkproduk yang difermentasi tidak bisa begitu saja dicelup oleh termometer biasa pengukur suhu karena dapat menyebabkan kontaminasi. Tentunya harus ada proses sterilisasi jika Anda ingin mengukur suhu dalam cairan tersebut. namun, fermometer dapat digunakan hanya dengan menempelkan alat tersebut pada bagian wadah kaca yang Anda gunakan ketika fermentasi. Fermometer dapat digunakan untuk membantu proses fermentasi tiga minuman berikut.

Membuat wine

Wine merupakan salah satu minuman beralkohol yang didapatkan dari proses fermentasi, secara umum menggunakan anggur sebagai bahan utamanya, namun juga dapat menggunakan buahbuahan lainnya seperti nanas. 

Ketika proses fermentasi terjadi, ragi akan mengubah gula yang terkandung dalam buahbuahan yang digunakan dan mengubahnya menjadi karbon dioksida dan juga etanol. 

Membuat bir

Bir merupakan minuman beralkohol lainnya yang juga memerlukan proses fermentasi. Bir sendiri terbuat dari bahan baku utama yaitu gandum yang kemudian dengan pemanasan suhu akan menghasilkan enzim tertentu. Prosesnya terdiri dari pembuatan malt sugar dan  pemberian yeast (ragi). Hasil fermentasi tersebut nantinya adalah etanol dan karbon dioksida.

Membuat kombucha

Kombucha adalah olahan teh (cha) yang diproses lewat fermentasi. Di negeri asalnya Jepang, awalnya, kombucha menggunakan rumput laut (kombu) sebagai bahan pembuatnya. Kombucha akan menghasilkan rasa yang khas, yaitu perpaduan dari rasa asam dan juga soda. Rasa asam tersebut berasal dari asam asetat yang terkandung di dalamnya. Kapang yang digunakan ketika proses fermentasi akan mengubah kandungan gula menjadi etanol dan asam asetat. 

Jika terjadi kontaminasi pada pembuatannya, maka akan terdapat akumulasi asam organik yang tentu saja sangat berbahaya jika dikonsumsi, dan juga menimbulkan efek samping yang tidak Anda harapkan. Pengolahan kombucha yang benar akan sangat membantu menghindari kontaminasi tersebut.

Ketiga minuman di atas membutuhkan proses fermentasi dan juga kesterilan untuk menjaga proses fermentasi dari segala jenis kontaminasi. Jika proses fermentasi tidak berlangsung dengan baik, selain cita rasa yang akan berpengaruh, tentunya masalah kesehatan juga jadi taruhannya. Maka dari itu, fermometer akan sangat membantu Anda untuk membuat ketiga jenis minuman fermentasi tersebut.